Para penikmat kopi specialty, istilah light roast, medium roast, dan dark roast bukan lagi istilah yang awam. Ketiga istilah itu berhubungan dengan level sangrai pada kopi. Kita akan ulas lebih dalam perihal masing-masing level sangrai agar kita bisa lebih memahami metode seduh yang cocok ketika kita ingin menikmati kopi.
Light Roast
Light roast adalah salah satu level sangrai pada kopi. Level sangrai jenis ini juga memiliki penikmatnya sendiri, khususnya penikmat kopi yang ingin menikmati rasa asli dari biji kopi. Karena roasting pada level ini menghasilkan kopi dengan keasaman yang cukup tinggi, aromanya floral, dan memiliki rasa fruity yang cukup segar. Namun tantangannya adalah pada mengantisipasi rasa asam yang kecut seperti buah yang belum matang atau rasa kacang mentah.
Baca Juga: Alat Roasting Kopi: Panduan Lengkap & Jenis-Jenisnya
Proses Roasting Light Roast
Light roasting umumnya disangrai hingga mencapai suhu sekitar 205°C – 210°C atau dihentikan tepat setelah fase first crack. Biji kopi yang dihasilkan memiliki warna coklat muda dengan permukaan yang masih kering (tidak berminyak).
Baca Juga: 5 Alat Seduh Kopi, Pemula Wajib Punya!
Karakter Rasa Light Roast
Karakter yang khasnya yakni memiliki keasaman yang intens, cita rasa buah-buahan (fruity), bunga (floral), dan manis alami dari biji kopi tetap terjaga, serta tingkat body yang cenderung rendah, karena penyangraian yang minimal.
Baca Juga: Mengenal Single Origin Coffee: Rasa, Cerita, dan Apresiasi
Kelebihan dan Kekurangan Light Roast

Keunggulan level roasting ini tentu lebih kaya antioksidan dan memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan tingkat sangrai lainnya. Tapi karena body (tingkat kekentalan) yang ringan, jadi kurang cocok untuk penikmat yang suka dengan kopi yang bold dan pahit, seperti peminum espresso.
Baca Juga: Kalibrasi Kopi: Proses Menjaga Kualitas dan Konsistensi Kopi
Metode Seduh yang Cocok
Metode seduh yang cocok untuk kopi-kopi dengan level sangrai light roast untuk mendapatkan aroma dan rasa yang optimal yaitu, V60, Kalita Wave dan AeroPress. Ketiga alat tersebut adalah pilihan terbaik yang memungkinkan mampu menonjolkan kompleksitas rasa pada kopi.
Baca Juga: Manfaat Kopi Robusta: Lebih dari Sekadar Minuman Pahit
Karakter Penikmat Light Roast
Karakter penikmat kopi dengan level roasting ini cenderung orang yang eksploratif dan detail-oriented. Biasanya yang cenderung penasaran dengan rasa unik pada setiap kopi dari berbagai negara dan daerah. Penikmat jenis roasting light menyukai kopi yang cerah, kompleks, dan memiliki banyak layer rasa.
Seringkali penikmat kopi seperti ini juga home brewer atau penyeduh rumahan yang memiliki peralatan dan perlengkapan menyeduh kopi sendiri secara manual (manual brew) seperti V60 Dripper atau Kalita Wave. Bahkan sampai mencatat setiap variabel seduhan (grind size, rasio kopi, suhu air, dan waktu ekstraksi) dengan detail. Biasanya mereka cenderung open-minded, suka dengan pengalaman rasa yang baru dan memiliki ketertarikan tinggi pada specialty coffee.
Suasana yang cocok untuk menikmati kopi tipe ini: pagi hari yang tenang dengan suasana yang alami. Selain itu juga kafe dengan konsep slow bar dan sambil diskusi santai dengan teman-teman sesama penikmat kopi.
Baca Juga: Manfaat Kopi Arabika dan Cara Penyajian yang Sehat
Belanja Biji Kopi Hanya di Empo Coffee Roastery
Kopi Arabika Aceh Gayo Wine
Kopi Robusta Lampung
Aroma Strong Espresso House Blend
Kalau kamu kopi light roast dari negara dan daerah mana yang pernah dicoba? Dan menemukan rasa menarik apa pada kopi light roast tersebut? Kamu bisa berdiskusi dengan kami setelah mencoba sendiri, klik gambar berikut yaa.









